Faktor Kecenderungan Diabetes

Faktor kecenderungan adalah faktor yang meningkatkan resiko Anda mendapatkan suatu penyakit tertentu. Ada banyak kondisi yang meningkatkan resiko diabetes:

1.Keturunan

Orang yang bertalian darah dengan orang yang mengidap diabetes lebih cenderung mengidap penyakit ini ketimbang mereka yang tidak memilikinya di dalam keluarga. Resikonya tergantung pada jumlah anggota keluarga yang memiliki diabetes. Semakin banyak jumlah sanak saudara yang mengidap diabetes, semakin tinggi resikonya. Ada resiko 5% bagi Anda untuk mengidap diabetes jika orang tua atau saudara kandung Anda mengidap diabetes.

2.Kegemukan

Hindexampir 80% orang yang terjangkit diabetes pada usia lanjut biasanya kelebihan berat badan. Kelebihan berat badan meningkatkan kebutuhan tubuh akan insulin. Orang dewasa yang kegemukan memiliki sel-sel lemak yang lebih besar pada tubuh mereka. Diyakini bahwa sel-sel lemak yang lebih besar tidak merespons insulin dengan baik. Gejala-gejala diabetes mungkin bisa menghilang seiring menurunnya berat badan.

3.Usia

Resiko diabetes meningkat sejalan bertambahnya usia, terutama setelah usia 40 tahun, karena jumlah sel-sel beta di dalam pangkreas yang memproduksi insulin menurun seiring bertambahnya umur.

4.Jenis Kelamin

Baik pria maupun wanita memiliki resiko yang sama besar untuk mengidap diabetes sampai usia dewasa awal. Setelah usia 30 tahun, wanita memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan pria. Wanita yang terkena diabetes selama kehamilan memiliki resiko lebih tinggi untuk terjangkit diabetes tipe II pada usia lanjut.

5.Infeksi Virus

Beberapa infeksi virus bisa merusak sel-sel beta di dalam pankreas, dan karenanya menyebabkan diabetes.

6.Cedera pada Pankreas

Kecelakaan atau cedera yang merusak pankreas juga bisa merusak sel-sel beta, dan karenanya menyebabkan diabetes.

7.Stres

Beberapa hormon yang dilepaskan selama stres bisa menghambat efek insulin atas sel-sel, dan karenanya menyebabkan diabetes.

8.Gaya Hidup yang Tidak Aktif

Orang yang memiliki gaya hidup kurang aktif lebih mungkin terkena diabetes dibandingkan mereka yang hidupnya aktif. Diyakini bahwa olahraga dan aktivitas fisik meningkatkan pengaruh insulin atas sel-sel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *